malam-malam begini, saat masalah datang tak hentinya, aku melihat-lihat grup angkatan di sebuah akun sosial. Mereka, mereka para mahasiswa yang ikhlas belajar demi menjadi seorang farmasis. Mereka, keluarga baru indah yang Allah beri untukku. Terharu rasanya, saat seseorang diantara mereka memberi motivasi kepada yang lainnya.
Semoga rasa kebersamaan dan kekeluargaan ini, gak bakal hilang gitu aja. Meski dari daerah yang berbeda, dari bahasa yang berbeda, tapi kami punya tujuan yang sama. The True Pharmacys, Apoteker 2016, it's me!
bertamu sejenak di grup ini, tiba-tiba ada seorang teman memberi alamat web ini untuk memotivasi kita, mahasiswa yang sedang menunggu hasil IP semester genap kali ini. berikut alamatnya, semoga banyak menginspirasi, enjoy :
http://dokterdiaz.wordpress.com/2012/04/22/indah-pada-waktunya/?blogsub=confirming#subscribe-blog
Kamis, 19 Juli 2012
Selasa, 17 Juli 2012
Memperindah Malam Ini
malam ini rasanya sepi.
malam ini rasanya dingin.
malam ini rasanya hambar.
malam ini aku kembali menelan ludah.
meski begitu, Alhamdulillah aku masih merasakan malam.
aku yakin, harus yakin!
semua hal buruk, pasti ada hikmahnya.
ada nilai di setiap prosesnya.
Allah begitu adil bukan?
sadari semuanya.
hapus noda itu perlahan. meski membekas.
teruslah berusaha. terus berdoa.
tak ada yang tak mungkin.
noda di kain putih bisa hilang dengan semua itu.
bekas? tak terlalu nampak seperti awalnya bukan?
itu agar kau ingat. bahwa kau pernah melakukan kesalahan.
dan kau ingat pula, ada usaha dan kerja keras di bekas noda tak terlalu terlihat itu.
daripada terdiam melihat noda itu?
menyesalinya?
melihat kain orang disebelahmu yang masih putih bersih?
hei, waktumu terbuang percuma?
kau hanya akan membiarkan noda di kainmu mengering!
dan akan susah (lagi) untuk kau bersihkan!
tersenyumlah saat mereka di sekelilingmu tak melakukan kesalahan.
karena mereka, kau tahu bahwa yang kau lakukan itu salah.
dan karena mereka pula, kau akan lebih berhati - hati,
agar kainmu tak lebih buruk dari mereka.
ya begitulah.
renungkan itu nisa. renungkan setiap prosesnya.
jelek bukan berarti tak bagus. tapi belum bagus.
masih bisa di perindah.
jangan putus asa! ciptakan suasana indah di sekelilingmu!
buang penyesalan, lelah nisa, itu melelahkan!
mengeluh juga tak berikan jawaban!
bersabarlah, bersyukurlah, berdoalah, usahalah!
kamu bisa nisa, bisa.
kamu bisa nisa, bisa.
Senin, 16 Juli 2012
untukmu
kamu selalu berputar di sekelilingku.
terlalu cerewet bahkan untukku.
selalu bertanya :
"sedang apa?"
"sudah makan atau belum?"
"hari ini ada cerita apa?"
selalu seperti itu. hampir setiap hari.
Jika aku sedih, kamu selalu ada.
aku senang pun, kamu juga hadir.
selalu menyemangati ku.
marah jika aku telat makan.
marah jika aku bermalas-malasan.
telepon tak pernah henti.
sms selalu.
aku sebal terkadang, dengan cerewetnya dirimu.
itu berlebihan.
tapi aku sadar kini, bahwa itu sangat luar biasa untukku.
sungguh indah mendapatkan rasa itu.
beruntung dan bersyukur aku mengenal mu, memiliki mu.
maaf tak akan habis terucap oleh bibir ini untukmu.
semua perlakuan itu, kasih sayang terbesar kedua setelah diri-Nya.
kamu benar-benar membuat hidupku nyaman.
terlalu cerewet bahkan untukku.
selalu bertanya :
"sedang apa?"
"sudah makan atau belum?"
"hari ini ada cerita apa?"
selalu seperti itu. hampir setiap hari.
Jika aku sedih, kamu selalu ada.
aku senang pun, kamu juga hadir.
selalu menyemangati ku.
marah jika aku telat makan.
marah jika aku bermalas-malasan.
telepon tak pernah henti.
sms selalu.
aku sebal terkadang, dengan cerewetnya dirimu.
itu berlebihan.
tapi aku sadar kini, bahwa itu sangat luar biasa untukku.
sungguh indah mendapatkan rasa itu.
beruntung dan bersyukur aku mengenal mu, memiliki mu.
maaf tak akan habis terucap oleh bibir ini untukmu.
semua perlakuan itu, kasih sayang terbesar kedua setelah diri-Nya.
kamu benar-benar membuat hidupku nyaman.
terimakasih Ibu : )
Kamis, 12 Juli 2012
Saat itu.......
saat aku "seharusnya" tersenyum, saat aku "seharusnya" merasa bebas,
aku tidak merasakan apa yang aku katakan dengan "seharusnya".
Bahkan seharusnya yang "seharusnya" itu tidak menjadi keharusan,
karena yang benar-benar aku rasakan, itulah yang memang seharusnya ada.
mereka tertawa, berbicara dengan bangganya, itu memang benar.
sedang aku, tersenyum melihat mereka, berusaha bersikap sama, apakah itu salah?
Untungnya, waktu membantu.
waktu yang mengarahkanku, untuk ikhlas.
ikhlas menerima untuk melakukan yang "seharusnya"
ikhlas untuk melakukan yang benar.
yang di maksud kebenaran bukan soal menutupi kesalahan.
tapi meluruskan yang salah.
aku paham.
Dia
Dia hebat, bukan karena orang lain. Itu karena dirinya.
Dia
Dia istimewa, bukan karena hasil yang dicapainya, tapi ini mengenai prosesnya.
Selamat dan terima kasih.
Aku bisa kembali belajar dari semua ini.
Hidup itu benar-benar indah
aku tidak merasakan apa yang aku katakan dengan "seharusnya".
Bahkan seharusnya yang "seharusnya" itu tidak menjadi keharusan,
karena yang benar-benar aku rasakan, itulah yang memang seharusnya ada.
mereka tertawa, berbicara dengan bangganya, itu memang benar.
sedang aku, tersenyum melihat mereka, berusaha bersikap sama, apakah itu salah?
Untungnya, waktu membantu.
waktu yang mengarahkanku, untuk ikhlas.
ikhlas menerima untuk melakukan yang "seharusnya"
ikhlas untuk melakukan yang benar.
yang di maksud kebenaran bukan soal menutupi kesalahan.
tapi meluruskan yang salah.
aku paham.
Dia
Dia hebat, bukan karena orang lain. Itu karena dirinya.
Dia
Dia istimewa, bukan karena hasil yang dicapainya, tapi ini mengenai prosesnya.
Selamat dan terima kasih.
Aku bisa kembali belajar dari semua ini.
Hidup itu benar-benar indah
Minggu, 03 Juni 2012
Masih Mau Ngeluh Nisa ?!
benar-benar hidup ini adalah ilmu
semuanya ada
ketika kemandirian harus benar-benar dirasakan
aku kembali belajar
ketika sendiri berdiri
kembali lagi aku harus belajar
masalah tiba pun, aku tak boleh diam, merengek, dan apapun itu yang terlihat lemah
disana, di luar sana bahkan banyak yang memiliki masalah dan menghadapinya dengan sabar dan penuh senyuman
seorang kakek-kakek bahakan sempat tersenyum di bawah terik matahari saat mengayunkan pedal becaknya?
benar-benar malu rasanya..
setiap masalah, pasti ada jalan kelurnya
karena Allah telah mengatur apa yang terbaik untuk HambaNya
Masih Mau Mengeluh Nisa ???
Hidupmu suatu anugrah tak ternilai harganya, indah dan bukan untuk di keluhkan..
lakukan yang terbaik nisa..
lakukan..
nikmati setiap ceritanya..
terus lah belajar..
Untuk Dia sang Penciptamu..
Bersyukur.. dan bersabarlah
berterimakasihlah padaNya :))
semuanya ada
ketika kemandirian harus benar-benar dirasakan
aku kembali belajar
ketika sendiri berdiri
kembali lagi aku harus belajar
masalah tiba pun, aku tak boleh diam, merengek, dan apapun itu yang terlihat lemah
disana, di luar sana bahkan banyak yang memiliki masalah dan menghadapinya dengan sabar dan penuh senyuman
seorang kakek-kakek bahakan sempat tersenyum di bawah terik matahari saat mengayunkan pedal becaknya?
benar-benar malu rasanya..
setiap masalah, pasti ada jalan kelurnya
karena Allah telah mengatur apa yang terbaik untuk HambaNya
Masih Mau Mengeluh Nisa ???
Hidupmu suatu anugrah tak ternilai harganya, indah dan bukan untuk di keluhkan..
lakukan yang terbaik nisa..
lakukan..
nikmati setiap ceritanya..
terus lah belajar..
Untuk Dia sang Penciptamu..
Bersyukur.. dan bersabarlah
berterimakasihlah padaNya :))
Rabu, 23 Mei 2012
Today
AKU BERANI, DAN INI MUDAH (RUPANYA)
tak perlu lagi mengintip..
tak perlu lagi bersembunyi..
taka perlu lagi menutup mata, meski hanya ditutup kelingking kecilku..
sekecil itu bahkan, tak perlu lagi..
tenang.. kau tak perlu takut lagi..
tak perlu berpura-pura untuk berpaling..
jarak ini cukup untuk di mengerti..
karena aku mulai mau meski tak tau..
aku berani, tapi bukan berarti aku tak takut
rasa sedikit takutku tak akan ubah kesadaranku
jadi tenanglah..
aku berani dan akan terus berani..
tanpa harus lari..
tanpa harus berhenti..
Sabtu, 12 Mei 2012
Bercerita
Aku ingin bercerita . bukan tentang prasangka. Tapi ini realita.
Lebih dari sekedar cinta biasa. Lebih dari sekedar kata sayang semata.
Ini mengenai kekeluargaan yang kekal adanya.
Benar-benar tidak bisa di tebak ataupun di terka.
Kisah ini tak pernah aku sangka sebelumnya.
Keindahan persahabatan bisa tiba-tiba pudar pelan-pelan tak terasa.
Hanya karena masalah yang biasa dan sederhana.
Di dunia. Semua dapat ada dan tiba-tiba lenyap begitu saja.
Ketika itu pula. Aku harus benar-benar belajar untuk menerima dan mencoba.
Untuk ikhlas dan sabar dalam menghadapi semua.
Hingga semuanya benar-benar selesai tanpa ada yang menangis begitu saja.
Karena yakin bahwa semua akan indah pada waktunya.
Semua. Segalanya. Tanpa ada sisa.
Karena Dia selalu melihat dan mengerti apa yang di perlukan umatNya.
Langganan:
Postingan (Atom)