Kesalahan bukan untuk diulang kan?
buat jadi pembelajaran..
semoga gak diulang lagi, semoga lebih baik lagi
maafin nisa ya Allah
Tampilkan postingan dengan label feeling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label feeling. Tampilkan semua postingan
Minggu, 20 Oktober 2013
Jumat, 13 September 2013
I love beach and you !
7 September 2013
ketika ombak bernyanyi, hatikupun ikut bernyanyi.
terimakasih kepada kamu yang membuat alam dan aku bersenandung bersama.
ketika ombak bernyanyi, hatikupun ikut bernyanyi.
terimakasih kepada kamu yang membuat alam dan aku bersenandung bersama.
Minggu, 21 Juli 2013
Agen ajaib
Hai dunia,
hai sarang kecilku yang nampaknya sudah kusam, karena
sudah lama sekali tak terjamah.
Kali ini aku ingin memperkenalkan seekor sesosok
makhluk ajaib bin kece.
***
Aku pertama kali kenal makhluk ini sekitar bulan februari
menjelang maret -heyak- sebut saja maret
awal. -penting gak sih nis-
Awalnya tanpa cakap, tanpa sapa. Sekedar tahu. Kalo dia
makhluk asing.
Lalu, sesaat sebelum kita berpisah, ternyata ada beberapa
misi yang memang harus dilakukan, dan misi itu memaksa kita (makhluk asing dan
aku) untuk bekerja sama.
Kami bercerita, bertanya, menjawab, menyapa satu sama lain
dalam jarak. Selang beberapa bulan, kami dipertemukan kembali dalam misi
selanjutnya. Misi ini lagi-lagi yang mendekatkan kita.
Setelah pertemuan kedua itu, masih dalam jarak, kami
semakin dekat.
Sangking dekatnya, sampai-sampai aku tidak sadar, bahwa
dia sedang menyimpan keajaiban. Keajaiban itu dia simpan rapat.
Hingga suatu ketika, ia memperlihatkan keajaiban yang dia
punya. Di Planet makhluk asing yang sering ia singgahi ini, keajaiban itu
dinamakan cinta. Dan rupanya di bumiku ini juga menamakannya cinta. Dan yang
aku tahu, cinta itu indah.
Benar saja, keajaiban yang dia punya, dia berikan itu
satu untukkku. Karena aku yakin, bahwa dia benar-benar membawa keajaiban . aku
menerimanya. (:
***
Kita berjalan bersama (masih) dalam jarak dan rongga. Tapi
untung saja, rongga-rongga yang banyak itu selalu ia isi dengan keajaibannya. Aku
bahagia.
Makhluk ajaib bin kece, adalah agen dari sebuah planet
antah berantah, yang sedang menikmati keindahan di sini. Di bumiku.
Iya. Agen ibil ibil. Itu makhluk ajaib yg aku kenal. Dan dia
berhasil mengubah keadaan bumiku.
Agen ini yang selalu bisa menaikkan moodku ¼ detik, dan
tiba-tiba menurunkan moodku ¼ nya lagi. Dia ajaib. Dia bisa membuatku
senyum-senyum setiap pagi atau malam. Bahkan bersenandung indah ketika senja.
Sebenarnya takut
dengan keajaiban dia. Takut kalo tiba-tiba, itu bukan keajaiban. Tapi ia selalu
menguatkan dan iyaaa... itu indah.
Sampai sini dulu aku memperkenalkan agen ibil-ibil-ku
yang ajaib ini, kapan hari akan aku ceritakan lagi tentangnya...
***
Rabu, 01 Mei 2013
Super Sedih
Dari sudut pandang keegoisan yang manusiawi
Huaaaaarhhhhhhh........ :( :( :( :( :(
Huaaaarhhhhh.............:( :( :( :( :(
Huarhhhh...................:( :( :( :( :(
Huarhh......................:( :( :( :( :(
huarh........................:( :( :( :( :(
huarh! : (
Sedih gak ketulungan, nangis uda lebih dari tiga kali sehari, kalo ini lagi makan obat,bisa dibilang uda overdose!!!! karena di resep kehidupan Nisa ada tulisan s.t.t.d! (ngarang kalo yang signa ini)
bukan "MENYE-MENYE" (apa lah itu) karena kisah cinta atau apa, ini soal masa depan dan harga diri (bisa dibilang) fiuuhh...
Nisa di marahin (dibentak/dan lain sebagainya yang menggambarkan ini dalam susana tegang) karena seenaknya jawab pertanyaan yang di ajukan ke orang lain. hiks! dan ini pas lagi diskusi!! iyaaaa... DISKUSI! huarhhh (lagi)
gak pernah seumur-umur sekecewa sama sesedih ini di dalam suatu diskusi/hal akademi. Benar-benar suasana hati, otak, dan tubuh sama banget kayak efek yang ditimbulin oleh bahan yang kita diskusikan, yap! Stimulant!
Rasanya itu mau buka pintu, keluar, nangis kencang, dan setelah itu............................
TIDUR! pengen ngelupain semua kejadiannya!
Dari sudut pandang kebijaksanaan (yang sulit)
ya uda, ini dibuat sebagai suatu pelajaran, bahwa :
1. DILARANG KERAS menyepelekan hal sekecil apapun.
2. PERSIAPKAN DIRIMU sebenar dan se siap-siapnya dalam kondisi apapun.
3. BEKERJA DAN BERUSAHALAH se TOTALITAS mungkin.
4. PERCAYALAH bahwa takdir ALLAH, takdir baik ataupun takdir buruk adalah kebutuhan kita. Itu juga sebagai bekal kita dalam beradaptasi dalam keadaan apapun (sama kayak point no 2) dan sebagai PENGINGAT bahwa kita haru INSTROPEKSI DIRI DAN SELALU BERSYUKUR.
5. JANGAN GAMPANG KECEWA karena kalau kita sering atau terlalu gampang kecewa, akan ada reaksi dan hasil reaksi yang buruk.
Agak shock awalnya, tapi kembali lagi.. Nisa sedang di UJI dan di INGATKAN.
Alhamdulillah.
Senin, 22 April 2013
Selamat Jalan, Sampai Berjumpa (lagi) Kapten
Kapten, aku tahu pada akhirnya akan seperti ini.
kau bosan dengan keadaan dimana kau harus diam menunggu atau bahkan bergerak sedikit hanya untuk bantu mengangkatku.
Kompetisi jauh mu kelihatannya benar-benar di mulai.
berlarilah seperti selayaknya..
Kapten, aku tahu kau marah besar padaku.
Aku tidak membuatkanmu "pesta perpisahan" atau menyemangatimu atau bahkan memberikan sesuatu sesuai harapanmu di detik-detik keberangkatanmu.
Wajar rasanya bila kau pergi tak pamit seperti ini.
Sekarang aku.. harus mulai belajar melepaskan "kebiasaan keadaan".
Kebiasaan dimana aku membiarkanmu bosan menunggu, dan hanya berteriak kepadamu kencang-kencang ketika aku terjatuh. Kebiasaan melihatmu berupaya, tanpa aku berbuat apa-apa.
Aku janji, bila nanti aku terjatuh aku tak akan berteriak kencang membuyarkan fokusmu, aku usahakan hanya merintih kecil agar kau tak dengar. :') dan tentunya, aku tak manja lagi, aku akan bangkit dengan tanganku sendiri. :)
Kapten, selamat berusaha. Sampai jumpa di puncak kesuksesan, dimana kau ataupun aku tak saling memerlukan senderan lagi, dengan senyum dunia menjuntai indah di hadapan kita : )
N.
kau bosan dengan keadaan dimana kau harus diam menunggu atau bahkan bergerak sedikit hanya untuk bantu mengangkatku.
Kompetisi jauh mu kelihatannya benar-benar di mulai.
berlarilah seperti selayaknya..
Kapten, aku tahu kau marah besar padaku.
Aku tidak membuatkanmu "pesta perpisahan" atau menyemangatimu atau bahkan memberikan sesuatu sesuai harapanmu di detik-detik keberangkatanmu.
Wajar rasanya bila kau pergi tak pamit seperti ini.
Sekarang aku.. harus mulai belajar melepaskan "kebiasaan keadaan".
Kebiasaan dimana aku membiarkanmu bosan menunggu, dan hanya berteriak kepadamu kencang-kencang ketika aku terjatuh. Kebiasaan melihatmu berupaya, tanpa aku berbuat apa-apa.
Aku janji, bila nanti aku terjatuh aku tak akan berteriak kencang membuyarkan fokusmu, aku usahakan hanya merintih kecil agar kau tak dengar. :') dan tentunya, aku tak manja lagi, aku akan bangkit dengan tanganku sendiri. :)
Kapten, selamat berusaha. Sampai jumpa di puncak kesuksesan, dimana kau ataupun aku tak saling memerlukan senderan lagi, dengan senyum dunia menjuntai indah di hadapan kita : )
N.
Senin, 16 Juli 2012
untukmu
kamu selalu berputar di sekelilingku.
terlalu cerewet bahkan untukku.
selalu bertanya :
"sedang apa?"
"sudah makan atau belum?"
"hari ini ada cerita apa?"
selalu seperti itu. hampir setiap hari.
Jika aku sedih, kamu selalu ada.
aku senang pun, kamu juga hadir.
selalu menyemangati ku.
marah jika aku telat makan.
marah jika aku bermalas-malasan.
telepon tak pernah henti.
sms selalu.
aku sebal terkadang, dengan cerewetnya dirimu.
itu berlebihan.
tapi aku sadar kini, bahwa itu sangat luar biasa untukku.
sungguh indah mendapatkan rasa itu.
beruntung dan bersyukur aku mengenal mu, memiliki mu.
maaf tak akan habis terucap oleh bibir ini untukmu.
semua perlakuan itu, kasih sayang terbesar kedua setelah diri-Nya.
kamu benar-benar membuat hidupku nyaman.
terlalu cerewet bahkan untukku.
selalu bertanya :
"sedang apa?"
"sudah makan atau belum?"
"hari ini ada cerita apa?"
selalu seperti itu. hampir setiap hari.
Jika aku sedih, kamu selalu ada.
aku senang pun, kamu juga hadir.
selalu menyemangati ku.
marah jika aku telat makan.
marah jika aku bermalas-malasan.
telepon tak pernah henti.
sms selalu.
aku sebal terkadang, dengan cerewetnya dirimu.
itu berlebihan.
tapi aku sadar kini, bahwa itu sangat luar biasa untukku.
sungguh indah mendapatkan rasa itu.
beruntung dan bersyukur aku mengenal mu, memiliki mu.
maaf tak akan habis terucap oleh bibir ini untukmu.
semua perlakuan itu, kasih sayang terbesar kedua setelah diri-Nya.
kamu benar-benar membuat hidupku nyaman.
terimakasih Ibu : )
Rabu, 23 Mei 2012
Today
AKU BERANI, DAN INI MUDAH (RUPANYA)
tak perlu lagi mengintip..
tak perlu lagi bersembunyi..
taka perlu lagi menutup mata, meski hanya ditutup kelingking kecilku..
sekecil itu bahkan, tak perlu lagi..
tenang.. kau tak perlu takut lagi..
tak perlu berpura-pura untuk berpaling..
jarak ini cukup untuk di mengerti..
karena aku mulai mau meski tak tau..
aku berani, tapi bukan berarti aku tak takut
rasa sedikit takutku tak akan ubah kesadaranku
jadi tenanglah..
aku berani dan akan terus berani..
tanpa harus lari..
tanpa harus berhenti..
Minggu, 01 April 2012
Sedikit lega : )
Komitmenku semakin meninggi, terbang ke atas sana.
Sampai-sampai tak terlihat lagi olehku.
Tapi, senyum ini perlahan mengembang. Butuh proses untuk
ini.
Dan aku benar-benar sadar sekarang, bahwa yang aku gapai
sangat sesuai dengan semua yang diharap.
Komitmenku, nyatanya aku genggam. Ia tidak terbang ke atas
sana atau bahkan menghilang.
Rupanya aku terlalu takut untuk menatap, ini yang membuatku
salah paham. Yang terbang tadi hanya benang tipis.
Dalam genggaman ini, aku menjadi berani, berani untuk melihat
kenyataan dan menyadari bahwa yang aku dapat, lebih dari sekedar kata “cukup”.
Tentu tidak akan terhenti disini. Pasti akan aku hadapi
ketakutan-ketakutan ku lainnya.
Ini membuatku merasa lega.
Tidak tersendat lagi. Terimakasih untuk kamu yang menyadarkanku
dan membuatku merasakan ini.
Semoga suatu saat kamu hadir diam-diam, dan dorong aku untuk
hal yang lainnya. Diam-diam, jangan tampak lagi. Karena aku yakin, itu akan
membuat ku “sedikit” tersendat lagi.
Kamis, 23 Februari 2012
.
sebenarnya, aku sudah cukup lama tahu. dan kesalahanku adalah pura-pura tidak tahu. aku tahu ada satu titik disana. satu titik yang mempertegas akan semuanya. tapi sekali lagi, aku hanya diam dan memahami, berpura-pura tidak melihat dan hanya berani tunduk. benar-benar pengecut. mengelak. mencoba berpura-pura untuk kesekian kalinya. di tengah proses kepengecutan ku itu, tiba-tiba titik itu memudar. perlahan. aku tersenyum di balik selambu usang. sekarang, berani ku menghampiri. aku mendekat. merangkak. tapi, sayang. nampaknya, aku terlalu bodoh untuk benar-benar tahu. kalau titik itu hanya ingin memperjelas dan mempertegas, dan itu amat licik. sekarang, aku tak bisa kemana-mana. titik itu ada di depanku. saat ini. detik ini. aku tersadar. benar-benar sadar. aku tidak ingin menjadi pengecut. selambu usang di pojok sana. ahh.. tak ada guna lagi. tak terpakai untuk tempat persembunyian ku lagi. cukup, terlihat indah dengan bantuan sinar matahari dari luar sana tanpa harus ada seorang gadis kecil di baliknya. move on nis. jangan buat titik itu menjadi penghalang. banyak hal yang perlu aku kerjakan rasanya. dan ini wajib, sudah dari sananya. tolong, titik-titik kecil semacam air rupanya,yang memaksa keluar dari mataku, tolong dengan memohon. jangan jatuh lagi. mataku cukup lelah menampung dirimu. kau pikir kau ringan. jangan gores sedikitpun kulit wajah ku. itu terasa perih. sungguh. sampai kedalam sini.di dekat dadaku sini. aku semakin berani melangkah kini. aku tak akan terperangkap lebih dalam lagi, cukup. cukup, sampai disini.
Label: history
feeling
Lokasi:
Sidoarjo, Indonesia
Jumat, 17 Februari 2012
pagi ini terasa (...) 2
jawaban dari pernyataan ku tadi ternyata benar-benar kau dengar ya? terimakasih kalau begitu.
kau benar-benar paham mengubah rasa. aku senang. kau juga terlalu jujur rasanya untuk membuatku tahu bahwa kau tak ingin aku usik (lagi). miris sekali. hanya untukku kok. kamu tak perlu merasakan ini. merasakan ke-miris-an ini. kau telah berbuat sesuatu yang benar. dengan begitu aku paham dan mengerti jelas akan ini semua. tidak menerka-nerka dan tidak menganalisis desis yang ada untuk ke sekian kalinya. aku cukup paham bahwa harus ada jarak. karena sekali saja aku mencoba keluar dari jarak yang kau beri, aku akan benar-benar terjatuh. dan kau tahu apa yang aku takut kan jika itu benar terjadi? aku takut kegelapan. kau ingat itu kan? jadi jika aku jatuh terlalu dalam dan bertemu gelap, aku akan takut sekali. sebagai akibatnya, aku tak akan bisa bangkit lagi. aku benar-benar takut.
sudah. aku tahu kau pasti mendengar jerit kecil ini. aku tak ingin kau iba lalu kau memberi jarak semakin jauh. cukup jarak ini saja. aku menikmatinya dan mulai terbiasa.
semoga pagi ku tak kau ubah lagi ya. benar-benar terimakasih.
untuk kamu, yang mengubah rasa di pagi hari.
kau benar-benar paham mengubah rasa. aku senang. kau juga terlalu jujur rasanya untuk membuatku tahu bahwa kau tak ingin aku usik (lagi). miris sekali. hanya untukku kok. kamu tak perlu merasakan ini. merasakan ke-miris-an ini. kau telah berbuat sesuatu yang benar. dengan begitu aku paham dan mengerti jelas akan ini semua. tidak menerka-nerka dan tidak menganalisis desis yang ada untuk ke sekian kalinya. aku cukup paham bahwa harus ada jarak. karena sekali saja aku mencoba keluar dari jarak yang kau beri, aku akan benar-benar terjatuh. dan kau tahu apa yang aku takut kan jika itu benar terjadi? aku takut kegelapan. kau ingat itu kan? jadi jika aku jatuh terlalu dalam dan bertemu gelap, aku akan takut sekali. sebagai akibatnya, aku tak akan bisa bangkit lagi. aku benar-benar takut.
sudah. aku tahu kau pasti mendengar jerit kecil ini. aku tak ingin kau iba lalu kau memberi jarak semakin jauh. cukup jarak ini saja. aku menikmatinya dan mulai terbiasa.
semoga pagi ku tak kau ubah lagi ya. benar-benar terimakasih.
untuk kamu, yang mengubah rasa di pagi hari.
pagi ini terasa (...)
Alhamdulillah.. Dia masih memberikanku kesempatan menikmati indah dunia milik- Nya. Tapi, entah mengapa (lagi) pagi ini terasa (...). karena rambut kusut ini? atau muka yang berminyak? atau semalam aku tak memimpikan apapun? bagaimana dengan burung kecil yang tak hinggap di hidungku untuk membangunkan ku? oh bukan. apa karena ayam jago pagi ini urung untuk berkokok-kokok ria? kurasa bukan. tolong jangan katakan itu, karena tak terdengar kabar darinya? dari entah apapun itu yang membuat hari-hari ku sedikit lebih rumit. hei, ada apa dengan leher ku. kenapa ia mengangguk kencang. benar-benar tak bisa ku sangkal rupanya. untukmu, dengan memohon. tolong kasih aku kabar. satu kata saja, itu tak mengapa. jangan buat pagi ku berbeda. tak perlu pikirkan aku. hanya beri tahu aku kabar mu saja. aku tak akan bertanya macam-macam padamu. aku yakin itu akan mengganggu mu. jadi tolong ya, pagi ini indah bahkan tanpa dirimu tapi, tak ada kabar darimu itu cukup membuatku gelisah. jadi aku mohon. hapus kegelisahan di pagi ku berikutnya. terimakasih jika kau mengerti. aku tunggu ya.
Kamis, 16 Februari 2012
kembali bersikap bodoh
ketika semua orang berkata "itu jelek"
entah mengapa aku menjerit "itu lucu sekali"
ketika semua memandang buruk.
entah mengapa terlihat indah.
tersadar. semua orang melirikku.
hanya aku yang terlihat bodoh.
pikir mereka.
tidak dengan pikiran ku, kawan.
: )
entah mengapa aku menjerit "itu lucu sekali"
ketika semua memandang buruk.
entah mengapa terlihat indah.
tersadar. semua orang melirikku.
hanya aku yang terlihat bodoh.
pikir mereka.
tidak dengan pikiran ku, kawan.
: )
Rabu, 15 Februari 2012
layang-layang
kamu seneng narik ulur.
ahli main layangan ya.
layang-layang kan warna warni.
kenapa kamu milih layangan warna abu-abu.
kamu suka yang gelap ya.
sepertinya kamu ahli memilih ya.
tapi tak ahli menyimpan.
entahlah.
senang sekali menilai rasanya.
padahal. kita tidak kenal.
maaf ya.
ahli main layangan ya.
layang-layang kan warna warni.
kenapa kamu milih layangan warna abu-abu.
kamu suka yang gelap ya.
sepertinya kamu ahli memilih ya.
tapi tak ahli menyimpan.
entahlah.
senang sekali menilai rasanya.
padahal. kita tidak kenal.
maaf ya.
Kamis, 09 Februari 2012
Barangkali......
Barangkali aku salah, terlalu lama memikirkanmu, sungguh
menguras energi ternyata.
Tak memahami keadaan, aku selalu berusaha melawan.
Benar-benar tidak masuk akal.
Barangkali kau yang benar, kau hanya ada, dan kau biarkan
aku melihat.
Tak ada salahnya bukan?
Gejolak ini, benar. Aku benar-benar tidak tahu darimana
mereka berasal.
Tolong jangan salahkan aku lagi, lagi-lagi mereka selalu menghampiri.
Benar adanya, aku terperangkap.
Aku telah mencoba keluar, tapi apa daya.
Kau terlalu kuat. Dan mereka? Hanya diam dan melihat.
Cih.. apa itu air mata.
Benar-benar menyayat.
Tak kusangka kau selicik ini. Kau tetap membuat rangkaian
indah nan jelita di sana.
Dimana lagi? Kalau bukan tempatku terperangkap.
Sungguh ingin muntah aku berada disini. Tapi jika ku meronta
sungguh amat sakit rasanya.
Kau mengikatku tidak?
Mencelamu, sungguh bukan maksudku.
Entahlah ini salah siapa. Tapi aku kira tak ada yang salah.
Barangkali, hati ini yang mengadu.
Barangkali, aku yang terlalu cepat melihatmu, terlalu cepat
memahamimu.
Padahal aku tahu, bisa saja analisaku meleset.
Entahlah... barangkali kita bisa terperangkap bersama.
Bukan hanya aku. Sendiri.
Selasa, 31 Januari 2012
hampa
entah apa.
tapi hati ini pilu.
entah mengapa.
aku ingin menangis.
entah ada.
aku merasakan itu.
seolah-olah ini nyata.
yang terasa hanya hampa.
terpojokku disudut sana.
duduk.
ku peluk lutut kaki yang gemetar ini.
tak terima.
akalku tak bisa terima.
tapi hati ini.
tak bisa menolak.
terimakasih atas hampa yang kamu bawa.
untukmu asem.
tapi hati ini pilu.
entah mengapa.
aku ingin menangis.
entah ada.
aku merasakan itu.
seolah-olah ini nyata.
yang terasa hanya hampa.
terpojokku disudut sana.
duduk.
ku peluk lutut kaki yang gemetar ini.
tak terima.
akalku tak bisa terima.
tapi hati ini.
tak bisa menolak.
terimakasih atas hampa yang kamu bawa.
untukmu asem.
Sabtu, 21 Januari 2012
si "asem" dateng
Semuanya terjadi gitu aja, tanpa diminta atau
dipaksa. Sumprit!
Dan menurutku ini nyiksa, nyiksa banget. Kalo kamu
tahu rasanya kejedut pintu terus tiba – tiba kepalamu pusing gak karuan,
pontang panting sana sini, keinjek telor, -licin- kepeleset, jatuh dengan model
gaya spongebob kebelet ee, atau Mr. Bean lagi diare, whateverlah! Ini lebih
nyiksa dari itu semua!
Karena ini nyangkut, kait, kecantol masalah HATI!
Boleh di ulang??
OK, MASALAH HATI!
Lebay ih... pasti! Tapi si kampret “CINTA” yang buat.
Apa boleh buat, bikin, nyetak, dan apapaun itu. KESIKSA!
Mending aku makan orak arik telor dadar mentega
bikinan emak...
Inilah latar
belakang blog kagak terlalu penting ini terbuat.
Aku suka nulis
Suka galau
Suka makan ice cream
Makan telor
Makan bakso dan semua makanan kecuali makanan yang
pahit kayak obat dan punya efek samping mulut bauk ! OGAH!!
Orak arik hidupku, mau dituang, kalo bahasa jermannya
“disuntek” ke ni blog.
Biar PLONG! Just read, comment, or lo buang aja,
kagak apa –apa kok! *bawa golok
Dan tralala trilili... semoga keputusan dan kenekatan
buat ni blog bisa dimulai dan kagak berhenti untuk nyoret kisah orak arik
kekacauan hidupku.
Mari ucapkan bersama-sama : AMIIIIIIIIN
Langganan:
Postingan (Atom)
